Jumat, 17 Mei 2013

Jika Klub-klub Liga Inggris adalah Deretan Band, Maka...


Dunia sepakbola dan musik jelas berbeda satu sama lain. Namun kita tetap bisa menarik beberapa kesamaan dari dua dunia tersebut. Sekadar iseng, di artikel ini saya tulis bagaimana seandainya jika klub-klub Premier League digambarkan sebagai deretan grup musik Britania. Pengetahuan musik saya tak terlalu luas, jadi berikut ini yang dapat saya deskripsikan. (And yes, artikel ini bersifat subyektif).

Arsenal: Arctic Monkeys.
Deretan pemain muda enerjik, punya tempo bermain yang cepat, namun masih dipandang sebelah mata karena prestasinya begitu-begitu saja.

Jumat, 10 Mei 2013

Pekan Roller-coaster di Old Trafford, Awal dari Sebuah Era Baru

"Dua puluh tujuh tahun bukanlah waktu yang singkat. Jika anda masih remaja 27 tahun yang lalu, sekarang anda bisa saja sudah mempunyai cucu."


Rabu sore, tanggal 8 Mei 2013, saya tengah menonton serial televisi The Big Bang Theory  sembari me-refresh timeline twitter ketika dibuat terhenyak oleh sebuah berita mengejutkan yang datang dari Manchester. Sir Alexander Chapman Ferguson, pelatih kontroversial sekaligus sukses yang membawa Manchester United menjadi salah satu klub raksasa Eropa dalam 20 tahun terakhir, mengambil keputusan paling berani dalam hidupnya: pensiun sebagai pelatih. Saya terdiam sepersekian detik, membiarkan timeline twitter banjir dengan ungkapan kaget dan kesedihan dari banyak fans United. Hashtag '#thankyousiralex' mendominasi trending topics. Wajah merah muda dengan rambut keperakan itu tak akan ada lagi berada di pinggir lapangan musim depan.